Agresi Militer Belanda 2 Berdampak Negatif Bagi Bangsa Indonesia Kecuali

Agresi Militer Belanda 2 Berdampak Negatif Bagi Bangsa Indonesia Kecuali

agresi militer belanda ll berdampak positif bagi bangsa indonesia karena...

Daftar Isi

1. agresi militer belanda ll berdampak positif bagi bangsa indonesia karena...


Agresi Militer Belanda II berdampak positif kepada Indonesia adalah karena walaupun Belanda berhasil menguasai Yogyakarta yang kala itu merupakan ibukota negara tidak membuat semangat juang pribumi runtuh melainkan masih terdapat perlawanan yang dilakukan oleh TNI. Mereka melakukan serangan secara mendadak terhadap pasukan Belanda pada tanggal 1 Maret 1949 yang dikenal dengan nama Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta. Perlawanan ini membuat pasukan Belanda kewalahan, dan berhasil dilumpuhkan. Perlawanan ini juga mempelopori perlawanan lainnya yang dilakukan dengan strategi gerilya di berbagai wilayah, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Soedirman.

Pembahasan

Agresi Militer Belanda II atau yang dikenal juga dengan Operasi Gagak terjadi pada 19 Desember 1948 yang diawali dengan serangan terhadap Yogyakarta, ibukota negara kala itu, serta penangkapan Soekarno, Mohammad Hatta, Sjahrir dan beberapa tokoh lainnya. Peristiwa ini merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan perundingan gencatan senjata melalui Perjanjian Renville yang telah disepakati pada tanggal 17 Januari 1948.

Bagi Indonesia gerakan ini memiliki dampak negatif seperti, pembentukan PDRI (Pemerintahan Darurat Republik Indonesia) di Bukit Tinggi, beberapa pemimpin republik diasingkan serta Yogyakarta berhasil dikuasai oleh Belanda. Pun dampak positif gerakan ini adalah semangat juang pribumi tidak runtuh melainkan masih terdapat perlawanan yang dilakukan oleh TNI. Mereka melakukan serangan secara mendadak terhadap pasukan Belanda pada tanggal 1 Maret 1949 yang dikenal dengan nama Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta. Perlawanan ini membuat pasukan Belanda kewalahan, dan berhasil dilumpuhkan. Perlawanan ini juga mempelopori perlawanan lainnya yang dilakukan dengan strategi gerilya di berbagai wilayah, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Soedirman.

Pelajari lebih lanjut Ancaman Agresi Militer Belanda https://brainly.co.id/tugas/15004766 Tujuan Agresi Militer Belanda https://brainly.co.id/tugas/1130395

Detil Jawaban

Kelas: XI

Mapel: Sejarah  

Bab: Perjuangan Nasional di Indonesia

Kode: 11.3.3

Kata Kunci: Agresi Militer Belanda


2. Apa dampak positif dan negatif agresi militer belanda 2 ?


keampuhan strategi diplomasi
pemerintah darurat republik indonesia
perundingan roem-roijen


3. 1. Kapan Belanda melancarkan agresi militer Belanda 1 ke wilayah Republik Indonesia?2. Ceritakan secara singkat dengan bahasamu, bagaimana kronologi agresi militer Belanda 1?3. Apa dampak negatif Agresi militer Belanda 1 terhadap Indonesia?4. Kapan Agresi militer Belanda 2 terjadi? 5. Apa alasan Belanda melancarkan agresi militer Belanda 2 ke wilayah Indonesia?6. Apa dampak dari agresi militer Belanda 2 terhadap Indonesia? ​


Agresi Militer Belanda I adalah operasi militer Belanda untuk kembali menjajah Indonesia. Berikut sejarah Agresi Militer Belanda I.(Foto: National Museum van Wereldculturen/C.J. Taillie via Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia tidak serta merta bebas dari penjajah. Belanda masih terus berupaya merebut kemerdekaan Indonesia melalui sejumlah serangan, salah satunya Agresi Militer Belanda I atau Operatie Product.

Agresi Militer Belanda I adalah operasi militer yang digencarkan Belanda di Pulau Jawa dan Sumatera pada 21 Juli - 5 Agustus 1947. Berikut sebab dan kronologi serangan Agresi Militer Belanda I

Baca juga:Peristiwa KMB, Pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda

Sebab Agresi Militer Belanda I adalah kekalahan Belanda dalam peperangan.Kekalahan itu membuat ekonomi Belanda lesu.

Belanda pun ingin membangkitkan perekonomian negaranya dengan kembali menguasai kekayaan alam Indonesia. Sejumlah tentara Belanda pun dikirim kembali ke Indonesia.

Belanda datang dengan membonceng pasukan sekutu yang menang Perang Dunia II. Kali ini, Belanda datang dengan bendera baru. Bukan lah VOC, melainkan NICA (Netherlands Indies Civiele Administration) atau Pemerintahan Sipil Hindia Belanda.

NICA mendarat di Sabang, Aceh dan sampai di Jakarta pada 15 September 1945. Tentara NICA dipimpin oleh Letnan Gubernur Jenderal Hubertus van Mook.

Agresi Militer Belanda I

Agresi militer Belanda I adalah operasi militer yang digencarkan Belanda pasca kemerdekaan Indonesia untuk menguasai sumber daya alam Indonesia. (Foto: Nationaal Museum van Wereldculturen/C.J. Taillie via Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Van Mook datang menyampaikan pidato Ratu Wilhelmina yang menyebutkan Indonesia dan Belanda membentuk sebuah persemakmuran. Dengan kata lain, Indonesia berada di bawah naungan Kerajaan Belanda.

Namun, masyarakat dan pemerintah Indonesia yang sudah merdeka tak menerima pidato tersebut. Mereka bertekad memukul mundur para penjajah. Situasi pun mulai memanas.

Pada 15 Juli 1947, van Mook mengeluarkan ultimatum atau peringatan keras meminta Indonesia menarik mundur pasukannya sejauh 10 km dari garis demarkasi atau garis gencatan senjata. Ultimatum tersebut ditolak mentah-mentah.

Lima hari kemudian, pada 21 Juli, van Mook melalui siaran radio secara gamblang menyatakan bahwa Belanda tidak lagi terikat pada hasil Perjanjian Linggarjati.

Perundingan Linggarjati itu alah satunya pengakuan belanda secara de facto pada Negara Republik Indonesia.

Baca juga:Sejarah Perjanjian Linggarjati: Isi dan Hasil Perundingan

Setelah pengumuman itu, dalam waktu kurang dari 24 jam Agresi Militer Belanda I dimulai.

Agresi Militer Belanda I memiliki tujuan menguasai sumber daya alam Indonesia yang berada di Sumatera dan Jawa. Di pulau Jawa, Belanda bergerak ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Mereka hendak menguasai perkebunan, pabrik, dan pelabuhan.

Sementara di Sumatera, Belanda bertujuan menguasai perkebunan dan pertambangan khususnya minyak dan batu bara. Kekayaan alam ini akan menjadi modal ekonomi Kerajaan Belanda.

Belanda melancarkan serangan yang menyebabkan banyak orang meninggal dunia.

Pemerintah Indonesia melaporkan agresi militer ini kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). PBB lantas mengeluarkan resolusi pada 1 Agustus 1947.

Dewan Keamanan PBB terus mendesak Belanda menghentikan agresi militer. Belanda pun menerima resolusi itu dan menyetop pertempuran pada 5 Agustus 1947.

Baca juga:Perjanjian Kalijati, Awal Mula Pendudukan Jepang di Indonesia

Itulah sejarah Agresi Militer Belanda I. Dalam operasi ini, Belanda gagal merebut kemerdekaan Indonesia.

Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Bentrokan Massa Anti Lockdown Dan Polisi Di Belanda

VIDEO: Bentrokan Massa Anti Lockdown Dan Polisi Di Belanda

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

Cerita Sejarah Kerajaan Medang 'Mataram Kuno'

Kerajaan Kediri, Kerajaan yang Dimulai dari 'Perang Saudara'

Sejarah Peristiwa Tanjung Morawa di Era Demokrasi Liberal

Sejarah Pertempuran Ambarawa setelah Kemerdekaan Indonesia

Mengulas Perbedaan Kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam

TOPIK TERKAIT

artikel timeless

agresi militer belanda i

agresi militer belanda

sejarah agresi militer belanda

sejarah indonesia

belanda. maaf kalo salah ya 。◕‿◕。


4. Agresi militer Belanda 2 berdampak positif bagi bangsa Indonesia, hal ini karena......


Jawaban:

Karena masih adanya perlawanan bangsa Indonesia yang dibantu tni untuk mengusir belanda


5. agresi militer belanda 2 berdampak negatif bagi bangsa indonesia kecuali


mendapat dukungan dari negara lain dan bantuan dari pbb

6. Dampak agresi militer 1 belanda bagi bangsa indonesia dan bangsa belanda?


banyak menelan korban, terjadi kerusakan dimana-mana

7. Agresi militer belanda ii berdampak positif bagi bangsa indonesia karena....


Jawaban:

Agresi Militer Belanda II berdampak positif kepada Indonesia adalah karena walaupun Belanda berhasil menguasai Yogyakarta yang kala itu merupakan ibukota negara tidak membuat semangat juang pribumi runtuh melainkan masih terdapat perlawanan yang dilakukan oleh TNI


8. Agresi militer Belanda II berdampak negatif bag bangsa.lndonesia, kecuali .....


A. Penyebab terjadinya Agresi Militer Belanda II
Kondisi politik di negeri Belanda menjadi salah satu penyebab awal terjadinya Agresi Militer Belanda II. Pada 6 Agustus 1948, Dr.Willem Drees menjadi Perdana Menteri kabinet koalisi bersama Partai Katolik. Dia menggantikan Dr.L.J.M.Beel yang kemudian diangkat menjadi Hooge Vertegenwoordiger van de Kroon (Wakil Tinggi Mahkota) Belanda di Indonesia. Beel menggantikan posisi van Mook sebagai Wakil Gubernur Jenderal. Dr.Beel termasuk dalam garis keras dan dekat dengan kalangan pengusaha di Belanda yang tak ingin memberikan konsesi apapun kepada Indonesia. Hal tersebut berbeda sekali dengan Profesor Schermerhorn yang sosialis. Dengan pengangkatan Beel, Belanda menunjukkan wajah kerasnya, dan Letnan Jenderal Spoor yang ingin menghancurkan TNI mendapatkan dukungan politik.
Seperti halnya ketika diadakan perjanjian Linggarjati antara Indonesia dengan Belanda yang dikhianati Belanda dengan melancarkan Agresi Militer Belanda 1, ketika diadakan perjanjian Renville Belanda juga mengkhianatinya. Perjanjian Renville yang diadakan pada bulan Januari 1948 di atas kapal Amerika USS Renville di pelabuhan Jakarta, menyepakati suatu gencatan senjata di sepanjang Garis Van Mook (suatu garis buatan yang menghubungkan titik-titik terdepan pihak Belanda walaupun dalam kenyataannya masih tetap ada banyak daerah yang dikuasai pihak Republik di dalamnya. (M.C.Rickleffs,1998,340).
Pertikaian wilayah melatarbelakangi jalannya sebuah rencana agresi ke suatu wilayah di Indonesia. Dimulai dari penolakan kaum Republiken terhadap tuntutan Belanda mengenai kekuasaan Perwakilan Tinggi Kerajaan Belanda selama periode pemerintahan federal sementara sebelum penyerahan kedaulatan Belanda. Belanda menuntut agar Perwakilan Tingginya punya hak untuk mengirimkan pasukan berdasarkan keputusannya sendiri ke daerah-daerah dimana pasukan menemukan sebuah pertikaian.
Para pemimpin Republiken percaya bahwa Belanda baru berani menyerang setelah mereka mendirikan pemerintahan federal sementara yang terdiri atas Negara-negara bagian Indonesia yang sudah dibangun dan dikuasai Belanda. Suatu federasi Negara boneka semacam itu diharapkan akan meminta dengan sopan bangtuan militer kepada Belanda untuk melawan pelanggaran di perbatasan Republiken atau dorongan pemberontakan dalam satu atau lebih Negara boneka yang berbatasan dengan Republik. Hanya dengan berpura-pura membantu salah satu pihak Indonesia melawan pihak lainnya, para pemimpin Republik percaya bahwa Belanda baru berani mengacuhkan Amerika Serikat dan mengkhianati perjanjian Gencatan Senjata Renville. (Kahin; 2013)
Pada intinya berbagai upaya perundingan digencarkan oleh Pemerintah Republik seperti Mohammad Hatta dengan Menteri-menteri dari Belanda dan Amerika. Sebuah kedaulatan wilayah menjadi pokok persoalan mengapa Belanda melakukan agresi pasukan militer wilayah Republiken, dengan dalih menempatkan pasukannya kedaerah-daerah yang bertikai. Perundingan itu dilaksanakan dengan atau tanpa melalui KTN yang ditengahi oleh Amerika Serikat. Pada dasarnya sama-sama membawa sebuah kepentingan politik dengan tujuan masing-masing. Kejelasan utama ada pada para tokoh Republiken yang dengan teguh mempertahankan kedaulatan Negara pascar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.


9. Agresi Militer Belanda 2 berdampak negatif bagi bangsa Indonesia kecuali​


Jawaban:

indonesia makmur & maju

Jawaban:

membantu rakyat Indonesia, menolong dan mendidik rakyat Indonesia.


10. Agresi militer belanda ii berdampak positif bagi bangsa indonesia karena


jawaban

walupun Belanda berhasil menguasai Yogyakarta yg kala itu merupakan ibu kota negara tidak membuat semangat juang peribumi runtuh melainkan masih terdapat perlawanan yg dilakukan oleh TNI

penjelasan


11. agresi militer belanda II berdampak negatif bagi bangsa indonesia,Kecuali.....


Berhasilnya Belanda menguasai Ibukota RI ternyata tidak membuat semangat juang pejuang runtuh begitu saja, masih ada perlawanan yang dilakukan oleh TNI. Mereka melakukan serangan secara mendadak terhadap pasukan Belanda. Perlawanan dari pihak RI dilakukan pada tanggal 1 Maret 1949, lebih kita kenal dengan nama Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta.
Perlawanan ini membuat pasukan Belanda kewalahan, dan berhasil dilumpuhkan. Selain itu, perlawanan juga dilakukan dengan strategi gerilya di wilayah luar kota Yogyakarta, meliputi Jawa Tengah dan Jawa Timur, dipimpin langsung oleh Soedirman.

Semoga membantu

12. Berikut dampak negatif agresi militer belanda 2 bagi bangsa indonesia kecuali


Jawaban :

Dampak negatif dari agresi milter Belanda 2 bagi bangsa Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Diasingkannya pemimpin negara ke tempat yang lebih aman.

2. Terjadinya pemrintahan darurat.

3. Terjadinya serangan ke maguwo yang menewaskan banyak orang.


Penjelasan lebih lanjut :

Agresi Militer Belanda II dimulai ketika pihak Belanda tetap bersikukuh menguasai Indonesia dengan dalih dapat melanggar perjanjian yang telah disepakati. Pihak Indonesia menuding Indonesia tidak menjalankan isi perjanjian Renville.

Agresi Militer Belanda II terjadi pada tanggal 19 Desember 1949 yang diawali serangan terhadap Jogjakarta, ibu kota Indonesia pada masa itu, serta penangkapan Soekarno, Mohammad Hatta, Sjahrir dan beberapa tokoh lainnya. Jatuhnya Ibu kota pada masa itu sehingga dibentuklah Pemerintah darurat Republik Indonesia di sumatera yang dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara.

Pada hari pertama Agresi Militer Belanda II, mereka menerjunkan pasukan ke pangkalan udara Maguwo dan dari sana ibu kota Republik Indonesia berpindah ke Jogjakarta.

Jendral Sudirman pada masa itu, memimpin peperangan dan mengajak presiden untuk melawan secara gerilya, tetapi ajak ditolak.

Titik balik Agresi Militer adalah berhasilnya melakukan konsolidasai dan mulai memberikan pukulan secara teratur kepada musuh. Sumatera dan Jawa menjadi satu gerilya yang menyeluruh. Serangan yang paling terkanal adalah Serangan Umum 1 Maret 1949 terhadap Jogjakarta.


Semoga bermanfaat ya.  

Kelas : -

Kategori : -

Kata Kunci : -

Kode kategori berdasarkan KTSP : -



13. Apa dampak dari agresi militer belanda 2 , bagi bangsa indonesia?


dampak agresi militer 2 diantaranya :
a.) wilayah Indonesia menjadi sempit
b.) banyak pembangunan yang rusak di jogjakarta
c.)  pimpinan RI di tawan oleh Belanda
d.) jalan-jalan kereta api rusak.
e.) alat transportasi dirusak
f. ) membangkitkan smemangat juang bangsa
korban jiwa, trauma , hancurnya fasilitas seperti bangunan, jalan dll

14. jelaskan latar belakang agresi militer belanda 2 dan dampaknya bagi bangsa indonesia


Serangan bermula pada 19 Desember 1948, Belanda melancarkan serangan menggunakan taktik perang kilat (blitkrieg) disegala sisi wilayah Republik Indonesia. Dimulai dari merebut pangkalan udara Maguwo (saat ini bernama Adi Sucipto) dengan menerjunkan pasukan payung dan dengan gerak cepat mampu mengambil alih kendali kota Yogyakarta yang merupakan ibukota Republik Indonesia saat itu.  Dan menangkap pemimpin Republik Indonesia yakni Soekarno dan Mohammad Hatta.  Selain itu tentara Belanda alam serangannya juga menawan Syahrir, Agus Salim, Mohammad Roem serta A.G. Pringgodigdo. Yang oleh Belanda Lekas diberangkatkan ke pengasingan di Prapat Sumatra dan pulau Bangka, namun sebelum diasingkan Presiden Sokarno memberikan surat kuasa kepada Safrudin Prawiranegara yang berada di Bukit Tinggi untuk mendirikan pemerintahan darurat. Menteri lainnya yang berada di Jawa namun sedang berada di luar Yogyakarta sehingga tidak ikut tertangkap ialah sebagai berikut. Menteri Dalam Negeri, dr. Sukiman, Menteri Persediaan Makanan,Mr. I.J. Kasimo, Menteri Pembangunan dan Pemuda, Supeno, dan Menteri Kehakiman, Mr. Susanto. Menurut Kahin (2013) Belanda melakukan beberapa strategi untuk menghadapi bangsa Indonesia yang mulai ditetapkan pada akhir tahun 1948 yang dikenal sebagai strategi tiga sisi, berikut penjelasannya.  Pertama, Belanda berharap dengan menerapkan kekuatan militer secukupnya agar dapat menghancurkan Republik dan Militer Indonesia secara menyeluruh. Kedua, menjadikan bangsa Indonesia sebagai Negara Federal Serikat demi melaksanakan program pemecah belah bangsa atau politik adu domba (devide et impera) Yang ketiga, Belanda berharap bangsa Indonesia akan mendapatkan sanksi internasional melalui pemberian kedaulatan pada federasi Indonesia yang dikuasai oleh Belanda secara tidak langsung. Dengan Agresi Militer kedua yang dilancarkan pihak Belanda, hal tersebut dianggap sebagai sebuah kemenangan besar yang diperoleh Belanda. Sebab dapat menawan pucuk pimpinan bangsa Indonesia, namun hal tersebut menuai kecaman luar biasa yang tak diduga sebelumnya oleh pihak Belanda. Terutama dari pihak Amerika Serikat yang menunjukan rasa simptinya terhadap bangsa Indonesia dengan memberi pernyataan, sebagaimana berikut.  Jika Belanda masih saja melakukan tindakan militer terhadap bangsa Indonnsia, Amerika Serikat akan menghentikan segala bantuan yang diberikan pada pemerintah Belanda Mendorong Belanda untuk menarik pasukannya berada dibelakang garis status quo renville Mendorong dibebaskannya pemimpin Bangsa Indonesia oleh Belanda Mendesak agar Belanda dibuka kembali sebuah perundingan yang jujur berdasarkan perjanjian Renville


15. agresi militer belanda 2 berdampak positif bagi bangsa indonesia karena


Agresi Militer Belanda 2 berdampak positif bagi bangsa Indonesia karena … menimbulkan simpati dunia Internasional yang mendesak Belanda untuk menuju meja perundingan, yang akhirnya menghasilkan pengakuan kedaulatan Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar.

Pembahasan:

Kemerdekaan Indonesia tidak serta merta diterima oleh Belanda, dan mereka berusaha menjadikan kembali Indonesia sebagai wilayah kekuasaannya.  Puncak upaya Belanda ini adalah diluncurkannya dua serangan besar yaitu Agresi Militer I (Operatie Product dalam Bahasa Belanda) dan Agresi Militer II (Operatie Kraai).  

Agresi Militer Belanda II terjadi pada 19 Desember 1948. Pada Agresi Militer II, Belanda berhasil menduduki ibukota Indonesia saat itu, Yogyakarta, dan menagkap pemimpin Republik Indonesia, termasuk Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta.

Meski para pimpinan Republik Indonesia tertangkap, perjuangan terus berlanjut. Sesuai rencana, Syafruddin Prawiranegara menjadi presiden sementara di Bukittinggi, dengan membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Perlawanan militer juga terus dilakukan, dengan perang gerilya yang dipimpin Jenderal Soedirman. Perlawanan bersenjata ini menghasilkan seragan umum 1 Maret 1949, yang menunjukkan dunia internasional bahwa perjuangan Indonesia masih berlangsung.

Adanya serangan Belanda terhadap pemerintah Indonesia, serta perlawanan yang terus diberikan para pejuang timbul simpati di dunia Internasional.

Amerika Serikat dan PBB mendesak Belanda untuk menyelesaikan konflik dengan Indonesia secara damai melalui perundingan. Belanda juga mendapat tekanan dari Amerika Serikat, yang memberi donor dalam bentuk Marshall Plan kepada Belanda. Publik di Amerika Serikat marah karena dana bantuan rekonstruksi untuk mengatasi dampak Perang Dunia II malah digunakan untuk kolonialisme di Indonesia.

Akhirnya Belanda bersedia berunding pada 23 Agustus hingga 2 November 1949  dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag. Perundingan ini akhirnya menghasilkan pegakuan kedaulatan Indonesia

-----------------------------------------------------------------------

Pelajari lebih lanjut

Mengapa Belanda menyebut agresi militernya ke wilayah indonesia sebagai aksi polisional

brainly.co.id/tugas/10178103

Detail Jawaban    

Kode: 9.10.3    

Kelas: IX  

Mata pelajaran: IPS / Sejarah  

Materi: Bab 3 - Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan (1945-1949)    

Kata kunci: Agresi Militer Belanda II  


16. agresi militer belanda 2 berdampak negatif bagi bangsa indonesia, kecuali???


C. Memberikan bantuan dana bagi pelajar Indonesia

17. 1. Kapan Belanda melancarkan agresi militer Belanda 1 ke wilayah Republik Indonesia?2. Ceritakan secara singkat dengan bahasamu, bagaimana kronologi agresi militer Belanda 1?3. Apa dampak negatif Agresi militer Belanda 1 terhadap Indonesia?4. Kapan Agresi militer Belanda 2 terjadi? 5. Apa alasan Belanda melancarkan agresi militer Belanda 2 ke wilayah Indonesia?6. Apa dampak dari agresi militer Belanda 2 terhadap Indonesia? help.....​


Jawaban:

1.Belanda I adalah operasi militer Belanda di Jawa dan Sumatra terhadap Republik Indonesia yang dilaksanakan dari 21 Juli 1947 sampai 5 Agustus 1947.

2.Agresi Militer Belanda I adalah serangan bersenjata Belanda ke wilayah Indonesia dalam upayanya untuk menguasai dan menjajah kembali Indonesia, yang terjadi pada 21 Juli - 4 Agustus 1947

Agresi Militer Belanda I adalah serangan bersenjata Belanda ke wilayah Indonesia dalam upayanya untuk menguasai dan menjajah kembali Indonesia, yang terjadi pada 21 Juli - 4 Agustus 1947Dalam serangan ini, Belanda menguasai kota besar di Indonesia seperti Jakarta dan Surabaya, dan wilayah lain di Sumatera dan Jawa.

3.Dampak agresi militer Belanda I yang negatif adalah bahwa kekuatan militer Indonesia berhasil dilemahkan oleh Belanda, sehingga kekuatan TNI menjadi terjepit . Belanda berhasil menguasai daerah – daerah penting Indonesia sehingga wilayah Indonesia semakin sempit.

4.Serangan Militer Belanda II atau Operasi Gagak terjadi pada 19 Desember 1948 yang diawali dengan serangan terhadap Yogyakarta, ibu kota Indonesia ketika itu, serta penangkapan Soekarno, Mohammad Hatta, Sjahrir dan sebagian tokoh lainnya.

5.Terdapat beberapa tujuan Agresi Militer Belanda II, yaitu: Menghancurkan status Republik Indonesia sebagai kesatuan negara. Menguasai Ibukota sementara Indonesia yang saat itu berada di Yogyakarta.

6.Dampak peristiwa agresi militer Belanda 2 berupa terjadinya aksi gerilya di wilayah luar kota Yogyakarta. ... Propaganda yang terus menerus digaungkan oleh Belanda selama agresi militer kedua bahwa pemerintahan Indonesia sudah tidak ada lagi dapat digagalkan oleh serangan TNI dan adanya PDRI.

Semoga Membantu :)


18. agresi meliter belanda 2 berdampak negatif bagi bangsa indonesia kecuali


tatanan pemerintahan, dan kekuasaan

19. Apa dampak positif dan negatif agresi militer belanda 2 ?​


Jawaban:

Penjelasan:

Positif : Indonesia melaporkan Agresi Militer 2 kepada dewan PBB kemudian negara negara lain ikut mendesak agar Indonesia dan Belanda segera melakukan perundingan

Negatifnya : Presiden Soekarno tertangkap

Mohon maaf kalau jawabannya ada yang salah


20. agresi militer belanda ii berdampak positif bagi bangsa indonesia karena


Jawaban:

Dampak positif Agresi Militer Belanda II bagi Indonesia adalah timbulnya simpati dunia terhadap perjuangan Indonesia dan memaksa Belanda dan Indonesia untuk berdamai melalui meja perundingan.

Penjelasan:

Agresi Militer Belanda II dibalas dengan Serangan Umum 1 Maret 1949, ini menunjukkan bahwa NKRI masih eksis. Oleh karena itu simpati dunia mulai timbul untuk Indonesia mereka mendesak agar Belanda Indonesia berdamai melalui meja perundingan


Kategori sejarah