Jelaskan Proses Kegiatan Apresiasi Seni Dengan Pendekatan Saintifik

Jelaskan Proses Kegiatan Apresiasi Seni Dengan Pendekatan Saintifik

3. pengetahuan apresiasia. uraikan dengan ringkas pemahaman kamu tentang tiga domain apresiasi seni b. jelaskan proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik ​

Daftar Isi

1. 3. pengetahuan apresiasia. uraikan dengan ringkas pemahaman kamu tentang tiga domain apresiasi seni b. jelaskan proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik ​


ini jawabannya apa bang


2. Jelaskan proses kegiatan pameran seni dengan pendekatan saintifik.?


Proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik yaitu dengan cara melakukan pengamatan langsung atau ikut berpartisipasi mengamati apa yang akan di amati,kemudian setelah mengamati kita dapat menggali yang kemudian di presentasikan sesuai dengan nilai yang ada setelah kita mengamatinya


3. Jelaskan pendekatan interpretatif Dalam mengapresiasi seni


Pendekatan interpretatif dalam apresiasi karya seni merupakan menginterpretasikan atau menafsirkan karya seni berdasar sudut pandang pengamat baik dari kesamaan pengalaman, kesamaan sudut pandang, unsur keindahan ataupun pengetahuan pengamat.

Semoga Membantu :)

Jadikan Jawaban Yang Terbaik Ya Kak :)

By : SM :)


4. jelaskan pedekatan yang ada dalam apresiasi seni rupa​


jelaskan jenis pendekatan yang ada dalam apresiasi seni rupa​..
1. Pendekatan aplikatif, yaitu pendekatan dengan cara melakukan sendiri macam macam kegiatan seni dan berkarya secara langsung di tempat tempat yang berbau seni.

2. Pendekatan kesejarahan, yaitu dengan cara menganalisa asal usul karya seni tersebut, misal lagu halo halo bandung, menggambarkan tentang peristiwa bandung lautan api

3.Pendekatan problematik, yaitu pendekatan yang dilakukan dengan memahami permasalahan di dalam seni.

5. mengklasifikasi, mendeskripsikan, menjelaskan, menganalisis, menafsirkan, dan mengevaluasi proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik


Mengklasifikasi artinya membuat pengelompokan.
Mendeskripsika artinya membuat penjelasan.
Menganalisis artinya meneliti secara menyeluruh.
Menafsirkan artinya mencoba mengartikan dan memberi makna.
Mengevaluasi artinya memeriksa kembali seluruh proses dan memberi nilai

6. jelaskan pendekatan yang ada dalam apresiasi seni rupa​


Macam-macam pendekatan dalam mengapresiasi seni rupa adalah:

a. Pendekatan deskriptif (paparan secara objektif),

b. Pendekatan analisis (paparan berdasarkan kaidah-kaidah estetika),

c. Pendekatan interpretatif (paparan berdasarkan sudut pandang pengamat),

d. Pendekatan penilaian (paparan dengan pengukuran nilai),

e. Pendekatan interdisiplin (berbagai disiplin ilmu).


7. Jelaskan proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik ?


Proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik dapat dilakukan melalui kegiatan observasi partisipasif,selain itu cirinya adanya pengalaman belajar yaitu mengamati, mena­nya, mengumpul­kan informasi, mengasosiasi, serta mengomunikasikan 

semoga membantu ya 


8. jelaskan bagaimana proses kegiatan dengan pendekatan saintifik dapat merealisasi gagasan menjadi lukisan​


Jawaban:

Proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik yaitu dengan cara melakukan pengamatan langsung atau ikut berpartisipasi mengamati apa yang akan di amati,kemudian setelah mengamati kita dapat menggali yang kemudian di presentasikan sesuai dengan nilai yang ada setelah kita mengamatinya

Penjelasan:

maaf kalo salah

jadikan jawaban tercerdas

semoga membantu


9. Jelaskan proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik


PEMBELAJARAN apresiasi seni sering terjebak pada proses yang kaku dan terlalu teoritis. Guru sering menuntut siswa untuk menghafalkan beragam teori. Pem­be­lajaran dengan pendekatan seperti ini telah me­ngaburkan makna pembelajaran apresiasi seni.Tanpa mengabaikan hal yang bersifat teoritis, sejatinya pembelajaran apresiasi seni bertujuan untuk memupuk sensitivitas siswa terhadap gejala-gejala estetika dengan memahami seluk-beluk karya seni, yang pada akhirnya diharapkan tumbuh kesadaran siswa untuk menghargai karya budaya bangsa.Melihat kenyataan di atas, maka perlu adanya pendekatan yang tepat agar pembelejaran apre­siasi tidak melenceng dari tujuannya. Pen­dekatan saintifik yang menjadi ciri dalam Kuriku­lum 2013 ini menjadi harapan un­tuk mengatasi permasalahan di atas.Pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran dicirikan oleh adanya lima pengalaman belajar yaitu mengamati, mena­nya, mengumpul­kan informasi, mengasosiasi, serta mengomunikasikan.Dalam pembelajaran apresiasi seni, pendekatan saintifik dapat dilakukan melalui kegiatan observasi partisipasif (participant observation) dengan langkah-langkah sebagai berikut.Pertama, guru memberikan ke­sempatan kepada siswa untuk mengamati beragam karya seni melalaui penayangan video, melalui bacaan, atau melalui contoh langsung. Langkah kedua adalah membuka kesempatan kepada siswa untuk mencari permasalahan atas karya seni yang telah diamati.Permasalahan kemudian dirumuskan. Misalnya, bagaimana proses pembuatan gerabah di Dusun Sambirata. Apa yang melatarbelakangi penciptaan gerabah.Setelah rumusan masalah disusun, guru membimbing siswa mengembangkan pertanyaan yang nanti menjadi dasar bagi siswa untuk mencari informasi atau penjelasan guna menjawab permasalahan pokok secara rinci.Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat dikembangkan lagi sesuai dengan permasalahan baru yang muncul ketika siswa menggali informasi.MengarahkanLangkah ketiga adalah menga­rahkan dan membimbing siswa mela­ku­kan observasi partisipatif. Artinya, siswa terlibat dalam kegiatan yang dilakukan oleh para pengrajin.De­ngan partisipasi, siswa lebih bisa me­rasakan dan menghayati fenomena yang sedang digali, tahu tentang proses dan seluk-beluk yang me­latar­belakangi karya seni serta merasakan jerih payah para pengrajin.Langkah keempat, dengan bekal informasi yang telah digali, siswa didorong untuk menemukan hu­bungan antara informasi yang satu dengan informasi yang lainnya.Langkah terakhir adalah mengomunikasikan hasil kerjanya secara tertulis dan lisan.Kegiatan ini diakhiri dengan presentasi dan diskusi hasil observasi

10. jelaskan proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik.?


Proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik yaitu dengan cara melakukan pengamatan langsung atau ikut berpartisipasi mengamati apa yang akan di amati,kemudian setelah mengamati kita dapat menggali yang kemudian di presentasikan sesuai dengan nilai yang ada setelah kita mengamatinya

semoga membantu ya 

11. jelaskan bagaimana proses kegiatan berekspresi dengan pendekatan saintifik,dapat merealisasi gagasan menjadi lukisanmohon bantuanya​


Jawaban:

proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik yaitu dengan cara melakukan pengamatan langsung atau ikut berpartisipasi mengamati apa yang akan di amati,kemudian setelah mengamati kita dapat menggali yang kemudian di presentasikan sesuai dengan nilai yang ada setelah kita mengamatinya.

SEMOGA JAWABAN KAKAK MEMBANTU


12. 3. Sebutkan ada berapa tahapan berekspresi dalam seni rupa ?4. Jelaskan bagaimana proses kegiatan berekspresi dengan pendekatan saintifik, dapatmerealisasi gagasan menjadi lukisan ?5. Uraikan antusiasmu ketika berekspresi menciptakar suatu lukisan ?​


Jawaban:

ada 4

Penjelasan:

karena itu kita harus tetap menjaga kesehatan mata dan kesehatan tubuh


13. seni budaya jelaskan proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifik


apresiasi adalah suatu sikap penghargaan suatu karya seni atau memberi nilai-nilai yg tepat terhadap suatu karya seni berdasarkan kualitas karya tersebut.

14. Sebut dan jelaskan pendekatan dalam apresiasi seni


a. Pendekatan mimetik

Pendekatan mimetik lebih menekankan hubungan antara karya seni dan kenyataan yang ada.

b. Pendekatan ekspresif

Pendekatan lebih mefokuskan hubungan antara karya dan ungkapan kejiwaan penciptanya.

c. Pendekatan struktural

Pendekatan ini diarahkan untuk menganalisa bagian-bagian atau unsur-unsur seni. Unsur-unsur tersebut saling terkait antara yang satu dengan lainnya.

d. Pendekatan semiotik

Semiotik diartikan segala sesuatu yang berhubungan dengan sistem lambang kehidupan manusia.

15. jelaskan proses kegiatan apresiasi seni dengan pendekatan saintifikasi?


apresiasi adalah suatu sikap penghargaan suatu karya seni atau memberi nilai-nilai yg tepat terhadap suatu karya seni berdasarkan kualitas karya tersebut.

16. Jelaskan proses kegiatan pameran seni rupa dengan pendekatan saintifik


Jawaban:

Proses kegiatan pameran seni rupa dengan pendekatan saintifik yaitu dengan cara mengamati, menggali informasi, bertanya lalu mencoba, menganalisa, menyimpulkan kemudian menciptakan.

Penjelasan:

Untuk mempelajari seni rupa tidaklah mudah, terlebih dahulu kita harus mengamati, dengan mengamati, maka kita dapat melihat objek secara nyata, lalu bertanya jika ada yang masih diragukan dan perlu dipertanyakan kepada guru yang mengajar seni rupa tersebut, sehingga kita mampu menciptakan seni rupa yang indah.

Pelajari lebih lanjut materi tentang seni rupa https://brainly.co.id/tugas/7127965

#BelajarBersamaBrainly


17. pendekatan pendekatan dalam kegiatan apresiasi seni beserta contohnyaTOLONG YANG BISA membagikan ilmu kepada saya


Pendekatan-pendekatan apresiasi seni yaitu : - pendekatan deskriftif. - pendekatan analitik. - pendekatan interaktif. - pendekatan penilaian. - pendekatan interisiplin.

18. terangkan proses kegiatan apresiasi seni tari



Tahapan Apresiasi Seni

Dalam mengapresiasi sebuah karya seni rupa, baik lukisan, patung, keramik, maupun grafis diperlukan beberapa tahapan seperti kegiatan mengamati, menghayati, mengevaluasi, dan mengapresiasi.


a. Kegiatan Mengamati

Dalam kegiatan mengamati terdapat beberapa proses, yaitu sebagai berikut.

1) Fisis, yaitu aktivitas yang dilakukan oleh mata untuk mengamati dan menerima

    rangsangan dari objek karya seni yang dilihatnya.

2) Fisiologis, yaitu suatu proses dalam menyalurkan rangsangan yang diterima

    oleh indra melalui syaraf sampai ke otak.

3) Psikologis, yaitu aktivitas jiwa dan indra rasa untuk memahami objek fisik secara

    realita dari apa yang diamati sehingga si pengamat dapat memberikan tanggapan

    dan penggambaran terhadap objek pada saat mengamati karya seni.


b. Kegiatan Menghayati

Dalam menghayati karya seni, si penghayat akan turut terlibat langsung secara aktif dan selektif terhadap karya yang dihayati. Si penghayat akan melakukan penyesuaian dan menerima nilai-nilai estetis yang terkandung di dalam karya seni tersebut. Namun, ada kalanya si penghayat menerima sepenuhnya seluruh objek yang sedang diamatinya secara tidak sadar dan tanpa kritikan. Menurut Theodor Lipps pengalaman estetis seperti itu disebut juga sikap empathy.


c. Kegiatan Mengevaluasi

Kegiatan mengevaluasi adalah kegiatan melakukan penilaian terhadap karya seni sesuai dengan pedoman, kaidah, norma, dan etika yang berlaku. Denga demikian, seorang apresiator atau kritikus dapat memilah mana karya seni yang dianggap baik dan mana karya seni yang dianggap kurang baik. Ia juga dapat menunjukkan dan mencarikan jalan pemecahannya demi penyempurnaan dalam

penciptaan karya seni berikutnya.


d. Kegiatan Berapresiasi

Pada tahapan kegiatan ini seorang apresiator telah bergerak di mana hati dan peraasaannya hanyut bersama-sama dengan nilai keindahan yang mempesona. Ia seperti berada dalam karya tersebut. Ia dapat merasakan sendiri apa yang dirasakan oleh si pembuatnya. Menurut Herbert Read dalam bukunya The Meaning of Art mengatakan bahwa sikap tersebut berarti seorang apresiator telah mencapai rasa simpathy.


19. Proses pengkajian seni rupa dengan pendekatan saintifik dilakukan dengan kegiatan...


Jawaban:

Proses kegiatan pameran seni rupa dengan pendekatan saintifik yaitu dengan cara mengamati, menggali informasi, bertanya lalu mencoba, menganalisa, menyimpulkan kemudian menciptakan.

Penjelasan:

semoga bermanfaat

jadikan jawaban yang terbaik

GAK MAKSA

20. Jelaskan bagaimana proses kegiatan berekspresi dengan pendekatan saintifik dapat merealisasikan kegiatan seni!


Penjelasan:

BEREKSPRESI DALAM SENI RUPA

Pelaksanaan aktivitas kreasi seni lukis adalah kegiatan merealisasikan konsep seni sebagai ekspresi. Konsep yang mendasarkan sumber inspirasi seni dipetik dari kehidupan psikologis pelaku kreatif. Jenis seni ini lebih bersifat subjektif, namun sangat penting dalam membentuk keseimbangan antara kehidupan rohani dan jasmani seseorang (katarsis).

A. Berekspresi Dalam Seni Rupa

Proses kreatif berekspresi ini antara lain, memerlukan persiapan: kanvas ukuran 60 x 60 cm, palet, cat minyak atau cat acrylic, kuas, cucian kuas, kain lap, dan perlengkapan lain yang dipandang perlu.

1. Mengamati Dalam Seni Rupa

Siswa melaksanakan pengamatan terhadap realitas internal kehidupan spiritualnya. Misalnya, memusatkan perhatian pada kehidupan rohaninya, mungkin hal itu berkenaan dengan cita-cita, emosi, nalar, intuisi, gairah, kepribadian dan pengalaman-pengalaman kejiwaan lain yang sekarang, saat ini, dialami.

2. Istilah Menanyakan Dalam Seni Rupa

Tanyakan kepada diri sendiri, gejala kejiwaan mana yang paling menjadi masalah, yang paling penting untuk diekspresikan lewat kegiatan penciptaan lukisan. Dengan demikian, kehidupan batin kita menjadi lebih tenang, sehat, dan seimbang. Kemudian, tetapkanlah itu sebagai sumber inspirasi atau gagasan kreativitas kamu (penentuan subject matter atau tema).

3. Maksud Mencoba Dalam Seni Rupa

Cobalah mereka-reka wujud visual gagasan tersebut dalam imajinasimu, lalu buatlah sketsa-sketsa alternatif bagaimana rupa karya lukisan yang kamu inginkan, apakah figuratif menyerupai bentuk-bentuk alamiah, semi figuratif karena telah mengalami distorsi dari bentuk alamiahnya. Nonfiguratif yang sama sekali tidak melukiskan gejala alamiah lagi, melainkan bentuk-bentuk abstrak. Tidak ada batasan yang perlu mengekang kebebasan kreatif kamu dalam memilih gambaran wujud lukisan. Batasannya adalah pencapaian kepuasan berekspresi, sama dengan terealisasinya gagasan menjadi lukisan.

4. Istilah Menalar Dalam Seni Rupa

Dari sejumlah sketsa yang telah kamu buat itu, analisis kekuatan dan kelemahan setiap sketsa. Baik dari aspek konseptual, visual, dan kemungkinan penggunaan media (bahan baku seni) teknik berkarya yang sesuai, dan tetapkan salah satu sketsa yang paling representatif memenuhi harapan kamu. Kemudian, berekspresilah dengan penuh rasa percaya diri. Tolok ukur lukisan telah selesai atau belum adalah kepuasan yang kamu alami. Jika rasa puas itu telah hadir, kepuasan mempersepsi wujud lukisan yang diciptakan, maka lukisan itu dapat dibubuhi dengan tanda tangan atau inisial kamu. Sebagai bukti kamulah penciptanya, dan kamu bertanggung jawab penuh atas ciptaan tersebut.

5. Maksud Menyajikan Dalam Seni Rupa

Pengertian penyajian sebuah lukisan, tidak sama dengan penyajian makalah dalam kegiatan diskusi. Jadi, dalam konteks ini siswa mengerjakan pemberian bingkai yang sesuai dengan ukuran, warna, maupun kesesuaian dengan aliran lukisan. Selanjutnya, menulis ringkasan konsep, deskripsi visual, pembuatan label (judul, tahun penciptaan, media yang digunakan, ukuran, dan nama pencipta, serta foto karya lukisan). Semua keterangan ini diprint dan dilekatkan di bagian belakang lukisan. Lukisan itu dikatakan “siap dipamerkan”. Kemudian, lukisan tersebut untuk sementara akan di simpan di ruang koleksi. Penyajian seni lukis yang sesungguhnya akan diselenggarakan dalam bentuk pameran awal tahun berjalan. Pameran diselenggarakan dengan pembentukan panitia pameran yang bekerja-sama dengan pihak-pihak lain, misalnya galeri, kurator, sponsor, donatur, pers, dan lain-lain. Penyajian lukisan akan dibahas secara tersendiri dalam bab Pameran Seni Rupa.

tolong jadikan jawaban tercerdas yaaa makasih hehe ><


Kategori seni